OJK Perkuat Asuransi Syariah Demi Mendukung Ekosistem Perbankan

Kamis, 09 April 2026 | 14:34:58 WIB
OJK Perkuat Asuransi Syariah Demi Mendukung Ekosistem Perbankan

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong penguatan industri asuransi syariah atau takaful untuk mendukung perkembangan perbankan syariah di Indonesia.

Kepala Departemen Pengaturan & Pengembangan UMKM dan Keuangan Syariah OJK, Ayahandayani, menyebut perbankan syariah masih memiliki porsi kecil dalam sistem keuangan nasional. Ia menekankan pentingnya dukungan sektor keuangan syariah lainnya agar ekosistem ekonomi syariah berjalan optimal.

"Kita masih lihat porsi dari perbankan syariah yang merupakan komponen utama dari ekonomi syariah ini masih belum terlalu besar, masih sekitar 10-15 persen," ujar Ayahandayani. 

Meski Indonesia telah memiliki bank syariah berukuran besar, sektor lain dalam keuangan syariah masih perlu diperkuat. Hal ini agar perbankan syariah dapat berjalan efektif dan mendukung ekonomi syariah secara menyeluruh.

Peran Asuransi Syariah dalam Ekosistem

Ayahandayani menilai industri asuransi syariah sangat penting karena menjadi bagian dari infrastruktur keuangan syariah. "Kita harus memiliki juga industri asuransi syariah yang memadai untuk mendukung pelaksanaan proses dari perbankan syariah, penjamin syariah," jelasnya. 

Kehadiran asuransi syariah yang kuat memungkinkan proses keuangan berjalan lebih terintegrasi dan efisien.

Penguatan sektor ini juga berperan dalam memberikan perlindungan yang sesuai prinsip syariah bagi konsumen dan pelaku usaha. Dengan dukungan asuransi syariah, risiko finansial dapat diminimalkan, sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap perbankan syariah. Integrasi ini menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi syariah yang lebih stabil dan berkelanjutan.

Integrasi Lembaga Keuangan Syariah

OJK mendorong integrasi antara perbankan syariah, industri keuangan nonbank syariah, dan pasar modal syariah. Langkah ini dilakukan agar kebijakan tidak berjalan secara terpisah dan sinergi antar lembaga semakin kuat. 

"Di situ kami bisa membahas bagaimana kebijakan dan produk-produk syariah di keuangan syariah yang sebelum dikeluarkan itu juga kita bisa tetapkan," ujar Ayahandayani.

Departemen khusus OJK menangani integrasi kebijakan ini dan berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan serta Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS). 

Kehadiran departemen ini mempermudah harmonisasi aturan serta pengembangan produk syariah. Proses ini juga melibatkan Dewan Syariah Nasional untuk memastikan fatwa yang relevan diterapkan sebelum produk diluncurkan.

Kolaborasi Antar Otoritas

Ayahandayani menekankan bahwa kolaborasi antar otoritas menjadi kunci penguatan ekosistem ekonomi syariah. "Kolaborasi itu memang satu hal yang utama dan kita berharap itu dapat mendukung pengembangan ke depannya," ucapnya. Sinergi ini mencakup koordinasi antara regulator, lembaga keuangan syariah, dan pemangku kepentingan terkait untuk menciptakan ekosistem yang solid.

Dengan kolaborasi ini, pengawasan terhadap praktik syariah lebih terintegrasi dan konsisten. Hal ini membantu memastikan praktik keuangan syariah tetap transparan dan aman bagi konsumen. Ekosistem yang kuat juga mendukung pengembangan inovasi produk baru yang sesuai prinsip syariah.

Forum Ekonomi Syariah dan Dukungan Pemerintah

CNN Indonesia menggelar Forum Ekonomi Syariah dengan tema 'Menjaga Kehalalan Praktik Lembaga Keuangan Syariah di Indonesia'. 

Forum ini menghadirkan sejumlah narasumber, termasuk K.H. Ma'ruf Amin, Direktur Infrastruktur Ekonomi Syariah KNEKS Sutan Emir Hidayat, Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia Dadang Muljawan, serta Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae.

Acara ini menjadi sarana diskusi dan koordinasi antar pemangku kepentingan syariah. Tujuannya agar kebijakan, regulasi, dan produk keuangan syariah dapat berjalan selaras. Forum juga menekankan pentingnya literasi keuangan syariah bagi masyarakat, termasuk bagi kelompok penyandang disabilitas.

OJK menekankan bahwa penguatan asuransi syariah akan mendukung pertumbuhan perbankan syariah dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional. Dengan adanya integrasi, kolaborasi, dan dukungan lembaga terkait, ekosistem keuangan syariah di Indonesia diharapkan tumbuh lebih sehat, inklusif, dan berkelanjutan.

Terkini