Huisman Coffee Senayan Sajikan Laksa Salmon dan Spaghetti Buntut

Kamis, 09 April 2026 | 10:12:56 WIB
Huisman Coffee Senayan Sajikan Laksa Salmon dan Spaghetti Buntut

JAKARTA - Kawasan Senayan kembali punya destinasi kuliner yang layak masuk daftar kunjungan, terutama bagi pencinta kopi dan pemburu tempat makan estetik.

Di tengah ramainya tren kafe dengan konsep serupa, Huisman Coffee hadir menawarkan pengalaman berbeda lewat suasana vintage yang homey serta menu fusion yang tak biasa. 

Dari semangkuk laksa dengan potongan salmon segar hingga spaghetti yang dipadukan buntut sapi dan sambal ijo, kafe ini menghadirkan kombinasi rasa yang menarik untuk dijajal saat makan siang maupun santai sore.

Meski tampil seperti pendatang baru, Huisman sejatinya bukan kafe yang benar-benar baru. Tempat ini merupakan hasil rebranding dari kafe lama yang sebelumnya sempat tutup. 

Kini, Huisman hadir dengan tampilan yang lebih segar, konsep yang lebih matang, serta pilihan menu yang lebih menggoda. Perpaduan antara desain interior, atmosfer nyaman, dan sajian unik membuatnya cepat mencuri perhatian di kawasan Jalan Hang Tuah, Senayan.

Tak hanya mengandalkan tampilan, pengalaman bersantap di Huisman juga menjadi nilai lebih. Mulai dari area duduk yang nyaman, fasilitas yang lengkap, hingga ragam menu utama dan kopi yang punya karakter berbeda, semuanya dirancang agar pengunjung betah berlama-lama. detikFood pun membagikan pengalaman bersantap di Huisman yang kini menjadi salah satu spot baru menarik di Jakarta Selatan.

Rebranding Kafe Lama Dengan Tampilan Lebih Segar

Kawasan Jalan Hang Tuah kembali diramaikan dengan kehadiran Huisman Coffee. Kafe ini hadir sebagai wajah baru dari tempat yang sebelumnya sempat tutup.

Kini kafe tersebut rebranding menjadi Huisman Coffee yang tampil lebih segar dan menarik. Perubahan ini terlihat jelas dari tampilan hingga konsep yang lebih matang.

Lokasinya yang strategis membuat kafe ini mudah dijangkau. Tak heran jika tempat ini cepat jadi incaran pencinta kopi dan pemburu spot estetik.

Berlokasi di Jl. Hang Tuah Raya No.2, Gunung, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta, Huisman cukup mudah ditemukan dan cocok menjadi pilihan untuk makan siang atau sekadar ngopi santai. 

Tempat makan ini mengusung tipe kuliner fusion dan aneka kopi, dengan estimasi harga sekitar Rp 100.000 per porsi. Dari sisi fasilitas, Huisman juga cukup lengkap karena menyediakan area parkir, area indoor, area outdoor, mushola, hingga toilet.

Kehadiran kembali kafe ini lewat konsep baru memberi warna berbeda di kawasan Senayan yang memang dikenal sebagai salah satu pusat kuliner dan hangout di Jakarta. Dengan wajah baru yang lebih matang, Huisman berhasil menghadirkan identitas yang lebih kuat dibanding sebelumnya.

Konsep Vintage Homey Yang Bikin Betah

Fasad depan kafe ini mencuri perhatian dengan warna hijau dan putih. Perpaduannya memberi kesan fresh sekaligus menenangkan sejak pertama datang.

Area duduk tersedia indoor dan semi outdoor yang nyaman. Bagian indoor terdiri dari dua lantai dengan nuansa vintage yang terasa homey.

Dengan konsep baru, kafe ini juga menyediakan area outdoor yang lebih luas, ruangan VIP, hingga musala yang lebih bagus dari sebelumnya.

Kesan homey menjadi salah satu daya tarik utama Huisman. Nuansa vintage yang diusung terasa konsisten, mulai dari area depan hingga ruang di dalam. Kombinasi warna, tata letak furnitur, dan pencahayaan membuat suasana terasa hangat, cocok untuk bekerja, meeting santai, atau sekadar menikmati kopi tanpa terburu-buru.

Konsep seperti ini menjadi nilai tambah karena tidak semua kafe hanya fokus pada menu. Huisman tampak mencoba menyeimbangkan antara estetika visual dan kenyamanan ruang. Karena itu, tempat ini bukan hanya menarik untuk difoto, tetapi juga nyaman untuk ditempati lebih lama.

Laksa Salmon Dan Spaghetti Buntut Jadi Andalan

Menu yang ditawarkan di kafe ini cukup beragam. Untuk menu utama salah satu yang jadi andalan adalah Salmon Laksa Noodle seharga Rp 105.000.

Seporsinya terdiri dari mie kuning yang tebal, salmon yang cukup besar, toge, tahu goreng segitiga, dan telur rebus.

Kuahnya terasa creamy, tebal, dan berempah dengan cita rasa santan yang dominan. Potongan salmon yang cukup besar memiliki tekstur yang lembut dan terasa fresh.

Mienya yang tebal terasa kenyal. Beberapa kondimen seperti, toge, dan tahu goreng menambah tekstur tersendiri. Secara keseluruhan terasa gurih dan berempah.

Tak kalah unik, ada juga menu fushion lainnya yang memadukan spaghetti dan buntut sapi. Uniknya lagi menu Spaghetti Oxtail tersebut juga disajikan dengan sambal ijo.

Seporsinya dibanderol Rp 90.000. Penyajiannya mirip dengan spaghetti aglio olio. Hanya saja tidak menggunakan bumbu bawang putih, tapi sambal ijo.

Buntut sapinya dipotong kecil-kecil dan memiliki tekstur yang empuk. Sambal ijonya diberikan royal sehingga membuat tampilan hidangan ini berwarna hijau full.

Rasa sambal ijo khas Indonesia ini terasa autentik dan ternyata cocok dipadukan dengan pasta spaghetti khas Italia. Rasanya dominan gurih dan pedas segar yang menggigit di ujung lidah.

Dua menu ini menjadi contoh paling kuat dari konsep fusion yang diusung Huisman. Laksa salmon menawarkan kekayaan rasa berempah yang creamy, sementara Spaghetti Oxtail tampil lebih berani lewat perpaduan cita rasa Italia dan sentuhan sambal ijo khas Indonesia.

Pilihan Kopi Dan Poffertjes Penutup Yang Manis

Selain makanan utama, Huisman juga menawarkan berbagai menu kopi pilihan. Jika ingin dengan karakter chocolaty bisa pesan Dirty Bomb seharga Rp 58.000.

Kopi ini diracik menggunakan espresso, susu, spesial cream, dan disajikan dengan orange zest atau kulit jeruk bagian luar yang diparut.

Menikmati kopi ini terasa sedang menikmati dessert. Selain chocolaty juga terasa foamy, teksturnya tebal, karena pada dasarnya dirty coffee dibuat dengan kandungan susu yang dikurangi.

Jika ingin yang fruity bisa pesan Mont Blanc seharga Rp 55.000. Kopi ini juga disajikan dengan orange zest yang menambah aroma harum dan segar.

Kopinya disajikan dengan foam yang cukup tebal. Menikmatinya harus perlahan, pastikan mulut sampai menyentuh kopi di bawah lapisan foamnya.

Karakter rasa asam buahnya (fruity) dominan, terlebih karena ada orange zest pada bagian toppingnya. Minum kopi di sini cocok ditemani dengan Poffertjes.

Kami memesan porsi kecil seharga Rp 82.000. Kue khas Belanda yang mirip kue cubit tersebut disajikan dengan butter, gula bubuk, satu scoop es krim vanilla, selai strawberry, dan sirup maple di wadah terpisah.

Aroma butternya terasa kuat, teksturnya lembut, dengan cita rasa manis, buttery. Terjejak juga rasa asam segar dari selai strawberry sehingga terasa seimbang.

Secara keseluruhan, Huisman Coffee bukan sekadar menawarkan tempat ngopi dengan desain estetik, tetapi juga pengalaman kuliner yang terasa matang dari konsep hingga eksekusi menu. 

Dengan suasana vintage yang homey, fasilitas yang lengkap, serta menu fusion seperti Salmon Laksa Noodle dan Spaghetti Oxtail, kafe ini punya alasan kuat untuk jadi salah satu tujuan kuliner baru di Senayan.

Terkini