JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menegaskan harga bahan bakar minyak (BBM) pada bulan ini tidak mengalami kenaikan.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV, menyampaikan bahwa kebijakan ini mengikuti arahan pemerintah. Hal ini dilakukan agar masyarakat tetap dapat mengakses BBM dengan harga terjangkau di seluruh wilayah Indonesia.
Roberth menambahkan, Pertamina senantiasa melaksanakan arahan pemerintah terkait penetapan harga BBM. Langkah ini mencakup BBM nonsubsidi maupun subsidi agar harga tetap stabil. Dengan kebijakan ini, masyarakat tidak perlu khawatir terjadi fluktuasi harga di tengah kebutuhan bahan bakar yang tinggi.
Selain itu, pemerintah dan Pertamina memastikan stok BBM di seluruh SPBU tetap aman. Ketersediaan BBM dijaga agar distribusi tetap lancar hingga akhir bulan. Hal ini menjadi perhatian penting agar aktivitas masyarakat dan transportasi umum tidak terganggu.
Harga BBM Nonsubsidi Tetap Stabil
Harga Pertamax untuk wilayah dengan PBBKB 5 persen, termasuk DKI Jakarta dan sekitarnya, tetap dijual Rp12.300 per liter. Sementara Pertamax Turbo dibanderol Rp13.100 per liter, dan Pertamax Green 95 dijual Rp12.900 per liter. Dexlite tetap Rp14.200 per liter, sedangkan Pertamina Dex Rp14.500 per liter.
Roberth menegaskan, kebijakan ini juga mencakup penyesuaian di seluruh daerah lain. Setiap SPBU memastikan harga BBM nonsubsidi sesuai ketentuan agar tidak menimbulkan perbedaan harga signifikan. Hal ini menunjukkan komitmen Pertamina menjaga kestabilan harga BBM nasional.
Selain itu, masyarakat tetap dapat memperoleh BBM nonsubsidi dengan kualitas sama tinggi di seluruh wilayah. Penyediaan BBM ini diharapkan mendukung mobilitas masyarakat, transportasi logistik, serta kegiatan industri. Langkah ini juga menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan Pertamina.
Harga BBM Subsidi Tidak Berubah
Untuk BBM bersubsidi, harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter. Bio Solar juga tidak mengalami perubahan dan tetap dijual Rp6.800 per liter. Kebijakan ini bertujuan agar kebutuhan pokok energi masyarakat tetap terjangkau di tengah kondisi ekonomi saat ini.
Selain itu, BBM subsidi disalurkan secara merata di seluruh SPBU, termasuk daerah terpencil. Pemerintah dan Pertamina memastikan distribusi tepat sasaran agar tidak terjadi kelangkaan. Hal ini menjadi salah satu langkah mitigasi agar masyarakat tetap nyaman memperoleh BBM.
Selain harga, kualitas BBM subsidi tetap dijaga. Pertalite dan Bio Solar dipastikan memenuhi standar agar kendaraan dapat beroperasi optimal. Langkah ini sejalan dengan upaya menjaga efisiensi energi nasional.
Daftar Harga BBM Pertamina di Seluruh Indonesia
Berikut rincian harga BBM Pertamina hari ini di SPBU seluruh Indonesia:
Aceh dan Sumatra Utara
Pertalite: Rp10.000 per liter
Pertamax: Rp12.600 per liter
Pertamax Turbo: Rp13.350 per liter
Dexlite: Rp14.500 per liter
Pertamina Dex: Rp14.800 per liter
Solar: Rp6.800 per liter
Free Trade Zone (FTZ) Sabang
Pertalite: Rp10.000 per liter
Pertamax: Rp11.550 per liter
Dexlite: Rp13.250 per liter
Solar: Rp6.800 per liter
Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau
Pertalite: Rp10.000 per liter
Pertamax: Rp12.900 per liter
Pertamax Turbo: Rp13.650 per liter
Dexlite: Rp14.800 per liter
Pertamina Dex: Rp15.100 per liter
Solar: Rp6.800 per liter
FTZ Batam
Pertalite: Rp10.000 per liter
Pertamax: Rp11.750 per liter
Pertamax Turbo: Rp12.400 per liter
Dexlite: Rp13.450 per liter
Pertamina Dex: Rp13.800 per liter
Solar: Rp6.800 per liter
Bengkulu, Sumatra Selatan, Jambi, Bangka Belitung, Lampung
Pertalite: Rp10.000 per liter
Pertamax: Rp12.600 per liter
Pertamax Turbo: Rp13.350 per liter
Dexlite: Rp14.500 per liter
Pertamina Dex: Rp14.800 per liter
Solar: Rp6.800 per liter
DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur
Pertalite: Rp10.000 per liter
Pertamax: Rp12.300 per liter
Pertamax Turbo: Rp13.100 per liter
Pertamax Green 95: Rp12.900 per liter
Dexlite: Rp14.200 per liter
Pertamina Dex: Rp14.500 per liter
Solar: Rp6.800 per liter
Bali, Nusa Tenggara Barat
Pertalite: Rp10.000 per liter
Pertamax: Rp12.300 per liter
Pertamax Turbo: Rp13.100 per liter
Dexlite: Rp14.200 per liter
Pertamina Dex: Rp14.500 per liter
Solar: Rp6.800 per liter
Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur
Pertalite: Rp10.000 per liter
Pertamax: Rp12.600 per liter
Pertamax Turbo: Rp13.300 per liter
Dexlite: Rp14.500 per liter
Pertamina Dex: Rp14.800 per liter
Solar: Rp6.800 per liter
Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara
Pertalite: Rp10.000 per liter
Pertamax: Rp12.900 per liter
Pertamax Turbo: Rp13.650 per liter
Dexlite: Rp14.800 per liter
Pertamina Dex: Rp15.100 per liter
Solar: Rp6.800 per liter
Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat
Pertalite: Rp10.000 per liter
Pertamax: Rp12.600 per liter
Pertamax Turbo: Rp13.350 per liter
Dexlite: Rp14.500 per liter
Pertamina Dex: Rp14.800 per liter
Solar: Rp6.800 per liter
Maluku, Maluku Utara
Pertalite: Rp10.000 per liter
Pertamax: Rp12.600 per liter
Dexlite: Rp14.500 per liter
Solar: Rp6.800 per liter
Papua
Pertalite: Rp10.000 per liter
Pertamax: Rp12.600 per liter
Pertamax Turbo: Rp13.350 per liter
Dexlite: Rp14.500 per liter
Solar: Rp6.800 per liter
Papua Barat, Papua Barat Daya
Pertalite: Rp10.000 per liter
Pertamax: Rp12.600 per liter
Dexlite: Rp14.500 per liter
Pertamina Dex: Rp14.800 per liter
Solar: Rp6.800 per liter
Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan
Pertalite: Rp10.000 per liter
Pertamax: Rp12.600 per liter
Dexlite: Rp14.500 per liter
Solar: Rp6.800 per liter
Pengawasan dan Kepastian Harga
Pertamina memastikan seluruh SPBU mematuhi harga yang telah ditetapkan. Masyarakat diharapkan memantau harga BBM agar terhindar dari perbedaan yang tidak wajar. Langkah ini juga menjadi bentuk transparansi Pertamina dalam menjaga kepentingan konsumen di seluruh Indonesia.
Selain itu, kebijakan ini menjadi upaya untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mengurangi tekanan biaya transportasi. Pertamina menegaskan komitmen menjaga harga BBM tetap terjangkau tanpa mengurangi kualitas. Dengan demikian, seluruh masyarakat tetap bisa mengakses energi untuk mobilitas dan kegiatan sehari-hari.