Harga Pangan Terbaru Cabai Rawit Daging Ayam Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 11:09:58 WIB
Harga Pangan Terbaru Cabai Rawit Daging Ayam Nasional

JAKARTA - Memantau harga kebutuhan pokok menjadi hal penting bagi masyarakat, terutama ketika terjadi fluktuasi di sejumlah komoditas pangan utama.

Data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional menunjukkan bahwa beberapa bahan pokok mengalami pergerakan harga yang cukup signifikan, termasuk cabai rawit merah yang masih berada di level tinggi.

Kondisi ini menjadi perhatian karena komoditas pangan tidak hanya berpengaruh pada pengeluaran rumah tangga, tetapi juga pada stabilitas ekonomi secara luas. 

Informasi harga yang akurat membantu masyarakat, pelaku usaha, hingga pemerintah dalam mengambil keputusan yang tepat, baik untuk konsumsi maupun distribusi.

Berikut ini rangkuman perkembangan harga pangan nasional yang dihimpun dari laporan terbaru, lengkap dengan detail setiap komoditas yang dipantau.

Pergerakan harga cabai dan komoditas utama

Berdasarkan data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional yang dikelola Bank Indonesia, harga cabai rawit merah tercatat mencapai Rp85.550 per kilogram (kg). Sementara itu, daging ayam ras berada di level Rp42.000 per kg.

Selain cabai rawit merah dan daging ayam, sejumlah komoditas lain juga mengalami variasi harga di tingkat pedagang eceran secara nasional. Bawang merah tercatat Rp47.500 per kg, sedangkan bawang putih berada di harga Rp40.500 per kg.

Untuk komoditas beras, terdapat beberapa kategori kualitas dengan harga yang berbeda. Beras kualitas bawah I dan II masing-masing berada di angka Rp14.500 per kg. Sementara beras kualitas medium I mencapai Rp16.050 per kg, dan medium II Rp15.900 per kg.

Adapun beras kualitas super I tercatat Rp17.300 per kg, sedangkan kualitas super II berada di angka Rp16.800 per kg. Perbedaan ini mencerminkan variasi kualitas serta preferensi konsumen di pasar.

Harga cabai lain dan daging sapi ikut diperhatikan

Tidak hanya cabai rawit merah, jenis cabai lainnya juga menunjukkan harga yang relatif tinggi. Cabai merah besar tercatat Rp45.550 per kg, cabai merah keriting Rp45.450 per kg, dan cabai rawit hijau mencapai Rp53.500 per kg.

Di sisi lain, harga daging sapi juga menjadi perhatian. Daging sapi kualitas I berada di level Rp148.250 per kg, sedangkan kualitas II tercatat Rp140.150 per kg. Harga ini masih tergolong tinggi dan berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat, terutama untuk konsumsi harian.

Kondisi ini menunjukkan bahwa komoditas protein hewani, baik ayam maupun sapi, tetap menjadi faktor penting dalam pengeluaran rumah tangga. Perubahan harga sedikit saja dapat berdampak signifikan pada pola konsumsi masyarakat.

Komoditas gula dan minyak goreng stabil

Untuk komoditas gula, harga gula pasir kualitas premium tercatat Rp20.150 per kg, sementara gula pasir lokal berada di angka Rp19.050 per kg. Harga ini relatif stabil dibandingkan beberapa komoditas lain yang mengalami fluktuasi lebih tajam.

Sementara itu, minyak goreng juga menunjukkan variasi harga berdasarkan jenisnya. Minyak goreng curah berada di harga Rp19.900 per liter. Untuk minyak goreng kemasan bermerek I tercatat Rp23.100 per liter, sedangkan kemasan bermerek II di angka Rp22.150 per liter.

Perbedaan harga ini biasanya dipengaruhi oleh merek, kualitas, serta distribusi di masing-masing wilayah. Meski demikian, minyak goreng masih menjadi salah satu kebutuhan pokok yang paling banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia.

Telur ayam dan peran data harga bagi masyarakat

Selain itu, harga telur ayam ras tercatat Rp32.950 per kg. Komoditas ini dikenal sebagai sumber protein yang lebih terjangkau dibandingkan daging, sehingga pergerakan harganya juga sangat diperhatikan oleh masyarakat.

Data harga yang disediakan oleh Bank Indonesia melalui sistem Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional menjadi acuan penting dalam memantau kondisi pasar. Informasi ini tidak hanya berguna bagi konsumen, tetapi juga bagi pelaku usaha, distributor, hingga pemerintah dalam merumuskan kebijakan.

Dengan adanya transparansi data, diharapkan stabilitas harga pangan dapat lebih terjaga. Selain itu, masyarakat juga bisa lebih bijak dalam mengatur pengeluaran, terutama di tengah kondisi harga yang dinamis.

Secara keseluruhan, perkembangan harga pangan saat ini menunjukkan adanya tekanan pada beberapa komoditas utama seperti cabai dan daging. Namun, sejumlah bahan lain masih relatif stabil, memberikan sedikit ruang bagi masyarakat untuk menyesuaikan pola konsumsi mereka.

Pemantauan harga secara berkala menjadi kunci untuk memahami kondisi pasar dan mengantisipasi perubahan yang mungkin terjadi di masa mendatang.

Terkini