Menpora Erick Thohir Apresiasi Youth Football Tournament Bali 7s 2026

Minggu, 05 April 2026 | 11:50:39 WIB
Menpora Erick Thohir Apresiasi Youth Football Tournament Bali 7s 2026

JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, memberikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan Youth Football Tournament Bali 7s 2026. 

Turnamen usia muda ini sudah berjalan hingga tahun ketiga secara konsisten. Erick menyatakan kegiatan ini menjaga kesempatan para talenta muda mewujudkan mimpi menjadi pesepakbola profesional di masa depan.

"Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap penyelenggaraan Youth Football Tournament Bali 7s 2026 yang telah memasuki tahun ketiga," ujar Erick Thohir. 

Ia menekankan bahwa turnamen ini hadir secara konsisten dari tahun ke tahun, menciptakan wadah bagi generasi muda mengembangkan kemampuan. "Menjaga kesempatan talenta kita untuk mewujudkan mimpi mereka menjadi pesepakbola profesional di masa depan," tambahnya.

Turnamen ini juga menjadi bukti bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah kegiatan olahraga usia dini berskala internasional. Erick menyebutkan bahwa kualitas penyelenggaraan mampu menempatkan Indonesia pada level kompetisi global. Dengan begitu, para peserta mendapatkan pengalaman yang mendukung pembentukan karakter dan prestasi olahraga.

Pengembangan Potensi dan Karakter Peserta

Menurut Menpora, Youth Football Tournament Bali 7s 2026 bukan sekadar arena mengasah bakat, tetapi juga membentuk karakter sportif. Di turnamen ini, pemain muda dapat menjalin persahabatan lintas negara dan budaya. 

"Di sini mereka bukan sekadar mengasah bakat dan merasakan atmosfer pertandingan di lapangan, tapi juga membentuk karakter sportif, menjalin persahabatan dan persaudaraan dengan para peserta lintas negara dan budaya," ujar Erick.

Turnamen ini menyajikan kompetisi berjenjang sesuai kelompok usia, mulai dari U8, U10, U12, U14, U16, hingga kategori Pro dan Women. Dengan adanya pembagian kelompok usia, setiap peserta memiliki kesempatan berkembang sesuai kemampuan masing-masing. Hal ini penting dalam menyiapkan pemain muda menjadi atlet profesional di masa depan.

Erick menekankan pentingnya pengalaman internasional sejak dini bagi pembinaan generasi muda. Interaksi dengan peserta dari negara lain, seperti Malaysia, Singapura, Filipina, Australia, India, dan Belanda, memberikan perspektif baru. Mereka belajar nilai kompetisi sekaligus menghargai keberagaman budaya.

Kontribusi Terhadap Ekonomi dan Pariwisata

Turnamen ini juga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dan pengembangan sport tourism. Erick menyebutkan Bali 7s mendukung pemberdayaan UMKM serta sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. 

"Yang tidak kalah penting, kegiatan ini turut memberikan dampak bagi perekonomian daerah melalui pemberdayaan UMKM, sektor pariwisata, serta ekonomi kreatif," katanya.

Festival olahraga ini tidak hanya diisi pertandingan, tetapi juga area Food & Beverages dengan 42 tenant UMKM. Kehadiran festival ini menjadikan turnamen sebagai perayaan olahraga sekaligus hiburan untuk keluarga. Para pengunjung bisa menikmati pertandingan sambil mengakses kuliner dan produk lokal.

Dengan dukungan penuh pemerintah dan sponsor, turnamen diharapkan mendorong pertumbuhan sport tourism di Indonesia. Erick menekankan bahwa kegiatan ini memiliki peran strategis membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan. "Kami meyakini bahwa ajang seperti ini memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan sport tourism di Indonesia," ujarnya.

Partisipasi Internasional dan Jumlah Peserta

Youth Football Tournament Bali 7s 2026 diikuti 500 tim peserta dari berbagai negara, dengan total 8.000 pemain. Negara-negara peserta antara lain Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Australia, India, dan Belanda. Partisipasi internasional menambah pengalaman kompetitif sekaligus meningkatkan reputasi turnamen.

Pemain dibagi dalam kelompok usia yang berbeda sehingga kompetisi lebih terstruktur. Kategori usia yang tersedia memudahkan pembinaan talenta sesuai tingkat perkembangan masing-masing. Hal ini sekaligus mendukung identifikasi pemain berpotensi masuk Timnas Indonesia di masa depan.

Selain itu, turnamen juga memberi peluang bagi pelatih dan staf untuk berinteraksi dengan peserta internasional. Mereka dapat menilai potensi pemain muda serta mengembangkan strategi pembinaan yang efektif. 

"Harapannya, turnamen ini bisa menjadi ajang pengembangan generasi muda untuk menjadi pesepak bola profesional di masa depan," ujar Direktur Turnamen Internasional Bali 7s 2026, Yabes Tanuri.

Peran Penyelenggara dan Dukungan Penuh Menpora

Yabes Tanuri mengucapkan terima kasih atas dukungan Menpora dan para sponsor dalam pelaksanaan Bali 7s 2026. Dukungan tersebut membuat penyelenggaraan turnamen berjalan lancar dan berkualitas. "Salah satunya mencetak pemain Timnas Indonesia di masa mendatang," kata Yabes.

Penyiapan fasilitas seperti lapangan, peralatan pertandingan, dan akomodasi peserta menjadi perhatian utama panitia. Mereka memastikan setiap tim mendapatkan layanan yang memadai sehingga fokus pada kompetisi tetap terjaga. Turnamen juga menjadi ajang promosi olahraga usia dini di tingkat internasional.

Panitia Bali 7s berkomitmen menjadikan turnamen sebagai wadah pengembangan sport tourism dan pembinaan pemain muda secara berkelanjutan. 

Kegiatan ini menekankan sinergi antara olahraga, pendidikan, dan hiburan untuk seluruh peserta dan keluarga. Erick Thohir menegaskan bahwa dukungan pemerintah akan terus diberikan agar Bali 7s menjadi program rutin yang membina generasi muda unggul.

Dengan seluruh upaya tersebut, Youth Football Tournament Bali 7s 2026 diharapkan tidak hanya mencetak atlet profesional, tetapi juga memperkuat sport tourism di Bali.

Partisipasi internasional, dampak ekonomi, dan pembinaan karakter menjadikan turnamen ini kegiatan strategis bagi olahraga Indonesia. Erick menutup dengan optimisme bahwa ajang ini akan menghasilkan pemain berkualitas yang siap bersaing di tingkat global.

Terkini