Pelni Pantau KM Lawit Pastikan Layanan Prima Arus Balik

Jumat, 03 April 2026 | 11:46:36 WIB
Pelni Pantau KM Lawit Pastikan Layanan Prima Arus Balik

JAKARTA - PT Pelni (Persero) menegaskan komitmennya menjaga kualitas layanan angkutan laut selama arus balik Lebaran 1447 Hijriah dengan melakukan pemantauan langsung terhadap operasional KM Lawit di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.

Langkah ini dilakukan di tengah tingginya mobilitas penumpang pasca-Lebaran, ketika arus balik menjadi fase krusial untuk memastikan perjalanan tetap aman, nyaman, dan berjalan lancar tanpa penurunan mutu pelayanan.

Monitoring lapangan tersebut dilakukan pada Jumat dini hari oleh Direktur Usaha Angkutan Penumpang Pelni, Nuraini Dessy. Ia didampingi Kepala Cabang Pelni Semarang Yuniati Fatimah serta Vice President Usaha Komersial Berryl Insanul Firdaus. 

Kehadiran langsung jajaran manajemen di atas kapal menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memantau kondisi operasional secara real time, sekaligus memastikan kesiapan layanan saat lonjakan penumpang arus balik masih berlangsung.

Bagi Pelni, masa arus balik Lebaran bukan hanya soal kelancaran jadwal keberangkatan dan kedatangan, tetapi juga tentang menjaga kepercayaan masyarakat terhadap transportasi laut nasional. 

Karena itu, pengawasan langsung terhadap kapal yang beroperasi dinilai penting agar pelayanan tetap optimal meski volume penumpang mengalami peningkatan signifikan.

Pelni Turun Langsung Pantau Operasional KM Lawit

PT Pelni melakukan peninjauan langsung terhadap operasional KM Lawit yang sandar di Pelabuhan Tanjung Emas pada Jumat (3/4) dini hari. Peninjauan ini dilakukan sebagai bagian dari pengawasan arus balik Lebaran 1447 H, dengan fokus utama pada kesiapan layanan, kelancaran operasional, serta kondisi penumpang di atas kapal.

Monitoring dilakukan Direktur Usaha Angkutan Penumpang Pelni, Nuraini Dessy, bersama Kepala Cabang Pelni Semarang Yuniati Fatimah dan Vice President Usaha Komersial Berryl Insanul Firdaus. 

Kehadiran jajaran direksi ini menunjukkan bahwa Pelni ingin memastikan langsung pelayanan di lapangan tetap berjalan sesuai standar perusahaan.

Monitoring ini bertujuan memastikan kelancaran operasional, kesiapan layanan, serta kondisi penumpang selama periode arus balik.

“Kami ingin melihat kondisi di kapal secara realtime sehingga dapat memastikan tidak ada penurunan kualitas pelayanan meskipun jumlah penumpang meningkat,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Pelni berupaya menjaga mutu layanan tetap prima di tengah lonjakan penumpang. Dalam momen arus balik, peningkatan jumlah pengguna jasa sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi operator transportasi. 

Karena itu, pemantauan langsung menjadi langkah penting untuk menjaga standar operasional, keselamatan, dan kenyamanan penumpang.

Jumlah Penumpang Tinggi Jadi Bukti Kepercayaan Masyarakat

Pelni mencatat penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 hingga 2 April mencapai 623.237 penumpang. Angka tersebut setara dengan 97,2 persen dari proyeksi 641.025 penumpang yang telah disiapkan selama periode angkutan Lebaran. 

Capaian ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan transportasi laut yang disediakan perusahaan pelayaran pelat merah tersebut.

Sementara itu, realisasi penumpang arus balik tercatat sebanyak 306.228 orang. Dari jumlah tersebut, puncak arus balik tertinggi terjadi pada 30 Maret 2026, dengan total 28.243 penumpang. 

Data ini memperlihatkan bahwa arus balik Lebaran melalui jalur laut berlangsung cukup padat, sehingga kesiapan armada dan layanan menjadi faktor yang sangat penting.

Dessy menegaskan tingginya angka tersebut mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi laut Pelni. Pihaknya memastikan seluruh armada beroperasi dengan mengedepankan prinsip keselamatan dan pelayanan prima.

Tingginya realisasi penumpang juga menjadi indikator bahwa Pelni masih menjadi salah satu pilihan utama masyarakat, terutama bagi penumpang yang mengandalkan jalur laut untuk perjalanan antarpulau. 

Di tengah tingginya mobilitas Lebaran, perusahaan menekankan bahwa seluruh armada tetap dijalankan dengan prioritas utama pada aspek keselamatan serta kualitas pelayanan.

Penumpang KM Lawit Apresiasi Diskon Tarif Pemerintah

Dalam kunjungan tersebut, jajaran direksi Pelni tidak hanya memantau operasional kapal, tetapi juga menyapa langsung para penumpang KM Lawit. Interaksi ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mendengar kondisi dan respons penumpang selama masa arus balik Lebaran berlangsung.

Dalam kesempatan tersebut, jajaran direksi juga menyapa penumpang KM Lawit.

Sejumlah penumpang mengapresiasi kebijakan diskon tarif transportasi sebesar 30 persen yang diberikan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan.

Kebijakan diskon tarif tersebut dinilai memberi manfaat nyata bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun balik Lebaran. Potongan harga tiket membantu meringankan biaya transportasi, terutama bagi keluarga yang bepergian dalam jumlah lebih dari satu orang. Di sisi lain, kebijakan ini juga berpotensi meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap moda transportasi laut.

Apresiasi dari penumpang menunjukkan bahwa selain faktor jadwal dan kapasitas, unsur keterjangkauan harga juga berperan penting dalam menjaga daya tarik layanan kapal penumpang. 

Dengan dukungan kebijakan pemerintah, Pelni dapat memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa selama periode angkutan Lebaran yang padat.

Semarang Jadi Pintu Penting Arus Balik Jawa Tengah

Kepala Cabang Pelni Semarang, Yuniati Fatimah, menjelaskan bahwa selama periode Angkutan Lebaran 6 Maret hingga 2 April 2026, total penumpang di Semarang mencapai 27.427 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 9.188 penumpang tercatat naik, sedangkan 18.239 penumpang turun.

“Malam ini tercatat 233 penumpang turun dan 1.400 penumpang naik di KM Lawit. Angka ini menunjukkan Semarang masih menjadi salah satu pintu utama arus balik di Jawa Tengah,” ujarnya.

Data tersebut memperlihatkan bahwa Pelabuhan Tanjung Emas masih memegang peran penting sebagai simpul arus balik di wilayah Jawa Tengah. 

Aktivitas penumpang yang cukup tinggi di KM Lawit mempertegas posisi Semarang sebagai salah satu titik kedatangan dan keberangkatan utama selama masa Lebaran.

KM Lawit merupakan salah satu kapal penumpang Pelni yang melayani rute Surabaya–Sampit–Semarang–Kumai–Karimunjawa dan kembali ke Surabaya. 

Kapal ini dinakhodai Capt. Alfon Teguh Pribadi. Dengan rute tersebut, KM Lawit menjadi armada penting dalam menghubungkan sejumlah wilayah strategis. 

Pihaknya komitmen untuk menjaga standar pelayanan transportasi laut nasional agar perjalanan arus balik Lebaran berlangsung aman, nyaman, dan lancar.

Terkini