Albertus Wiroyo Resmi Jadi Ketua AAJI Perkuat Tata Kelola

Rabu, 25 Februari 2026 | 13:21:11 WIB
Albertus Wiroyo Resmi Jadi Ketua AAJI Perkuat Tata Kelola

JAKARTA - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menetapkan kepemimpinan baru melalui Rapat Anggota Luar Biasa (RALUB) Tahun 2026 yang berlangsung pada 23 Februari 2026. 

Dalam forum tersebut, Albertus Wiroyo Karsono ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pengurus AAJI untuk sisa masa jabatan hingga 2028.

RALUB dihadiri oleh 59 perusahaan anggota dan dinyatakan sah serta memenuhi kuorum sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. 

Sejumlah agenda strategis dibahas dalam forum ini, termasuk pemberhentian pimpinan sebelumnya serta pemilihan Ketua Dewan Pengurus dan anggota Dewan Pengawas.

Arah Kepemimpinan Albertus Wiroyo

Albertus terpilih melalui mekanisme pemungutan suara tertutup setelah semua calon memaparkan visi dan arah strategis mereka. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa kepengurusan ke depan akan fokus pada penguatan tata kelola, konsolidasi internal, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap industri asuransi jiwa.

“Satu kata untuk arah kepemimpinan ke depan adalah reliable, dapat diandalkan oleh anggota, regulator, dan masyarakat,” ujar Albertus.

Pernyataan ini menjadi dasar bagi langkah-langkah strategis yang akan dijalankan selama masa jabatannya. Albertus menyampaikan beberapa fokus utama. Pertama, penguatan sales conduct untuk memastikan praktik pemasaran asuransi berjalan secara etis dan bertanggung jawab. 

Kedua, pelaksanaan roadmap industri bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperluas inklusi asuransi melalui kolaborasi dengan seluruh anggota AAJI. 

Ketiga, peningkatan transparansi tata kelola organisasi serta komunikasi industri kepada publik, agar masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai peran industri asuransi jiwa.

Susunan Dewan Pengawas dan Peran Strategisnya

Selain menetapkan Ketua Dewan Pengurus, RALUB juga menunjuk Windawati Tjahjadi sebagai anggota Dewan Pengawas AAJI menggantikan Randy Lianggara untuk sisa masa jabatan hingga 2028. 

Dengan demikian, susunan Dewan Pengawas periode 2025–2028 kini terdiri dari Firdaus Djaelani, Ricardo Simanjuntak, dan Windawati Tjahjadi.

Perubahan kepengurusan ini diharapkan memperkuat stabilitas internal organisasi dan memperkuat posisi AAJI sebagai wadah bagi industri asuransi jiwa nasional. 

AAJI menekankan bahwa kepemimpinan baru akan mampu menjaga kesinambungan strategi, memastikan koordinasi antar anggota, dan meningkatkan kontribusi industri terhadap perlindungan masyarakat serta perekonomian nasional.

Agenda Strategis dan Pengembangan Industri

Ke depan, AAJI akan melanjutkan agenda strategis bersama para pemangku kepentingan. Fokus utama meliputi penguatan tata kelola, peningkatan kualitas layanan, pengembangan sumber daya manusia, serta perluasan literasi dan inklusi asuransi jiwa. Langkah-langkah ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem industri yang lebih transparan, profesional, dan terpercaya.

Kolaborasi dengan OJK juga menjadi prioritas, terutama untuk memastikan praktik penjualan dan pemasaran produk asuransi berjalan sesuai prinsip etika dan profesionalisme. 

Selain itu, AAJI akan memaksimalkan upaya komunikasi publik agar masyarakat memahami manfaat perlindungan asuransi jiwa dan peran industri ini dalam mendukung stabilitas ekonomi.

Kepemimpinan Albertus Wiroyo sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi internal organisasi. Dengan pendekatan yang terstruktur dan berbasis tata kelola yang baik, AAJI diharapkan mampu menghadapi tantangan industri keuangan yang terus berubah, sambil meningkatkan kepercayaan publik dan kredibilitas anggota.

Secara keseluruhan, penunjukan Albertus Wiroyo menandai fase baru bagi AAJI, dengan fokus pada transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Dengan dukungan Dewan Pengawas yang baru, AAJI akan terus mendorong pertumbuhan industri asuransi jiwa yang berkelanjutan serta memperluas manfaatnya bagi masyarakat luas.

Terkini