Target Produksi Batu Bara Samindo Resources Mencapai 4,5 Juta Ton 2026

Rabu, 25 Februari 2026 | 10:46:23 WIB
Target Produksi Batu Bara Samindo Resources Mencapai 4,5 Juta Ton 2026

JAKARTA - PT Samindo Resources Tbk. (MYOH), yang merupakan emiten di sektor jasa pertambangan batu bara yang berafiliasi dengan Low Tuck Kwong, menetapkan target produksi batu bara sebesar 4,5 juta ton pada 2026. 

Ini adalah bagian dari komitmen perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas di seluruh lini bisnis pertambangan mereka, dengan harapan untuk mengoptimalkan operasi dan memastikan pencapaian target yang telah ditetapkan.

Menjadi Fokus Utama untuk 2026

Salah satu langkah strategis yang diambil Samindo untuk mencapai target ambisius ini adalah penetapan volume pengupasan lapisan tanah atau overburden removal sebesar 34,5 juta bank cubic meter (bcm). Hal ini menunjukkan pentingnya peran pengelolaan tambang yang efisien dalam mendukung proses produksi batu bara yang maksimal. 

Ahmad Zaki Natsir, Corporate Secretary MYOH, menegaskan bahwa perusahaan telah mempersiapkan strategi operasional yang solid dengan fokus utama pada produktivitas dan efisiensi.

“Kami optimalkan semua lini bisnis kami, baik itu pengupasan lapisan tanah, pengambilan batu bara, maupun pengangkutan batu bara untuk mencapai target yang telah ditetapkan di tahun 2026,” jelas Zaki. 

Samindo juga berencana untuk mengadopsi pendekatan yang lebih terfokus melalui strategi Work Engagement Organization yang berorientasi pada kinerja, yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan di seluruh entitas anak perusahaan.

Optimalkan Produktivitas Melalui Manajemen Biaya

Untuk memastikan pencapaian target, Samindo Resources memprioritaskan efisiensi melalui manajemen biaya yang ketat dan penerapan standar keselamatan yang tinggi dalam penggunaan armada alat berat. 

Pendekatan ini menjadi penting, mengingat sebagian besar peralatan yang digunakan oleh perusahaan sudah termasuk dalam kategori aging equipment, yang perlu pengelolaan cermat agar dapat beroperasi dengan baik.

Selain itu, Samindo memastikan bahwa setiap operasional yang dilakukan memiliki orientasi pada peningkatan kinerja. Dengan adanya peningkatan efisiensi ini, perusahaan berharap dapat terus mengamankan posisi sebagai mitra strategis yang dapat diandalkan di industri pertambangan batu bara.

“Langkah-langkah optimalisasi yang kami lakukan di awal tahun ini terbukti efektif, dengan hasil kinerja yang lebih baik dari proyeksi yang ada,” ungkap Zaki. 

Pada bulan Januari 2026, Samindo berhasil melampaui target yang telah ditetapkan. Volume overburden removal tercatat mencapai 3,1 juta bcm, melebihi target 2,8 juta bcm yang telah direncanakan sebelumnya. Begitu juga pada segmen produksi batu bara, Samindo tercatat menghasilkan 519.000 ton batu bara, yang juga lebih tinggi dari target yang sebelumnya dipatok sebesar 490.000 ton.

Kinerja Positif dan Pencapaian di Awal Tahun

Capaian yang sangat baik di bulan pertama tahun ini menunjukkan bahwa Samindo sudah memulai tahun 2026 dengan langkah yang sangat positif. Hasil tersebut mencerminkan efektivitas sistem kerja yang berbasis pada kinerja, yang dapat diukur secara langsung dari kinerja operasional. 

Realisasi kinerja yang solid ini menjadi indikator utama bagi manajemen bahwa pencapaian target tahunan pada tahun 2026 bukanlah hal yang mustahil.

“Momentum yang baik yang tercipta di awal tahun ini memberikan keyakinan lebih bagi kami untuk mencapai target operasional tahun 2026 secara menyeluruh. Ini juga memperkokoh posisi kami di industri sebagai mitra yang dapat diandalkan,” ujar Zaki. 

Dengan konsistensi kinerja seperti ini, Samindo percaya bahwa mereka dapat menjaga stabilitas pendapatan dan memberikan hasil yang optimal bagi pemegang saham di masa mendatang.

Visi dan Strategi Samindo di Tahun 2026

Sebagai perusahaan yang bergerak dalam sektor investasi holding, Samindo Resources memiliki berbagai lini bisnis dalam bidang pertambangan, antara lain pemindahan batuan penutup (overburden removal), produksi batu bara (coal getting), pengangkutan batu bara (coal hauling), hingga pemetaan geologi dan pengeboran (geological mapping and drilling). Selain itu, Samindo juga menyediakan layanan sewa kendaraan ringan untuk mendukung operasional mereka.

Untuk menjalankan berbagai lini bisnis ini secara efisien, Samindo mengandalkan lima anak perusahaan mereka yang tersebar di berbagai wilayah pengoperasian, yakni PT SIMS Jaya Kaltim, PT Trasindo Murni Perkasa, PT Samindo Utama Kaltim, PT Mintec Abadi, dan PT Transkon Jaya Tbk. 

Setiap entitas anak ini diharapkan beroperasi dengan optimal untuk mendukung pencapaian target tahunan, baik dalam hal volume produksi batu bara maupun efisiensi operasional secara keseluruhan.

Perkembangan Terbaru dan Prospek ke Depan

Di tengah perkembangan yang terjadi, Samindo Resources tetap berfokus pada pencapaian target produksi batu bara yang telah ditetapkan pada 2026. Meskipun tantangan yang dihadapi dalam industri pertambangan batu bara cukup besar, Samindo yakin dengan pendekatan manajemen yang berfokus pada efisiensi dan produktivitas, mereka dapat tetap mengatasi setiap hambatan yang ada.

Dengan kinerja yang terus menunjukkan hasil positif dan strategi yang solid untuk tahun 2026, Samindo Resources berharap dapat semakin mengokohkan posisinya sebagai pemimpin di sektor jasa pertambangan batu bara. Prospek ke depan cukup cerah bagi perusahaan ini, dengan berbagai langkah strategis yang terus disusun untuk mendukung keberlanjutan dan perkembangan operasional mereka.

Terkini