Meski Turun, Investor Disarankan Tetap Cermat Hadapi Harga Perak Antam

Senin, 02 Februari 2026 | 13:58:43 WIB
Meski Turun, Investor Disarankan Tetap Cermat Hadapi Harga Perak Antam

JAKARTA - Harga perak murni yang dijual PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam menunjukkan tren penurunan. 

Saat ini, harga per gram berada di level Rp54.500. Penurunan ini menjadi perhatian bagi investor yang menyesuaikan strategi investasi logam mulia mereka.

Jika dibandingkan beberapa hari sebelumnya, penurunan ini cukup signifikan. Harga perak sempat menyentuh level tertinggi dalam beberapa minggu terakhir. Pergerakan harga logam mulia ini menunjukkan volatilitas pasar yang tinggi dan memerlukan perhatian ekstra.

Investor diimbau memahami kondisi pasar sebelum melakukan pembelian. Fluktuasi harga bisa menjadi peluang maupun risiko. Pemantauan yang cermat dapat membantu memaksimalkan keuntungan dan meminimalkan kerugian.

Harga Perak Batangan Antam

Perak batangan Antam 1 gram kini dijual seharga Rp54.500. Sementara perak batangan 250 gram dibanderol Rp14.087.500, termasuk PPN menjadi Rp15.637.125. Untuk perak 500 gram, harga mencapai Rp27.375.000 dan setelah PPN menjadi Rp30.386.250.

Harga ini menjadi acuan bagi masyarakat maupun investor yang ingin membeli logam mulia. Perak batangan menjadi pilihan populer karena kemudahan kepemilikan dan likuiditas tinggi. Investor bisa menggunakan informasi ini untuk merencanakan pembelian sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.

Selain itu, harga perak Antam dipengaruhi kondisi pasar global. Fluktuasi nilai tukar dan permintaan internasional berdampak langsung pada harga lokal. Oleh karena itu, pemantauan secara berkala sangat disarankan untuk pengambilan keputusan yang lebih tepat.

Harga Perak Heritage

Perak batangan heritage juga mengalami penyesuaian harga. Perak 31,1 gram kini dijual Rp2.250.546 dan termasuk PPN menjadi Rp2.498.106. Sementara perak 186,6 gram dibanderol Rp12.381.646 dan setelah PPN menjadi Rp13.743.627.

Perak heritage banyak diminati karena desainnya yang khas dan nilai estetika yang tinggi. Investor sering memilih perak heritage sebagai kombinasi investasi dan koleksi. Harga yang kompetitif memberikan peluang untuk diversifikasi portofolio logam mulia.

Selain itu, permintaan pasar terhadap perak heritage cenderung stabil. Hal ini menjadi indikator kepercayaan masyarakat terhadap logam mulia sebagai instrumen investasi. Kestabilan harga relatif membuatnya menarik bagi investor jangka menengah dan panjang.

Kondisi Pasar Perak Global

Harga perak tunai (silver spot) menunjukkan penurunan di level USD 81,7639 per troy ons. Persentase penurunan berada di angka 4,03 persen. Hal ini menunjukkan pengaruh global terhadap pergerakan harga perak lokal.

Volatilitas harga internasional memberikan sinyal bagi investor untuk lebih berhati-hati. Fluktuasi dapat memengaruhi strategi jual-beli maupun timing investasi. Investor disarankan mengikuti berita pasar logam mulia global secara rutin.

Selain itu, pergerakan harga global berdampak pada sentimen pasar domestik. Harga perak yang turun memengaruhi keputusan investor untuk membeli atau menahan aset. Pemahaman terhadap tren global menjadi kunci pengelolaan risiko investasi logam mulia.

Dampak Terhadap Pasar Modal dan Investor

Seiring dengan penurunan harga perak, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga mengalami koreksi. IHSG melemah sekitar 336,98 poin atau 4,05 persen ke posisi 7.992,63. Kondisi ini mencerminkan sentimen pasar yang lebih berhati-hati di tengah volatilitas aset.

Investor dianjurkan tetap tenang dan memprioritaskan strategi jangka panjang. Pergerakan pasar saham dan logam mulia sering saling memengaruhi. Pengelolaan portofolio yang seimbang akan membantu menahan risiko sekaligus memanfaatkan peluang investasi.

Selain itu, analisis fundamental dan teknikal menjadi penting dalam pengambilan keputusan. Memahami kondisi ekonomi, global maupun domestik, membantu investor bertindak lebih bijaksana. Dengan pendekatan ini, penurunan harga perak dapat menjadi peluang untuk masuk ke pasar dengan harga lebih menarik.

Terkini