Penjualan DGWG Melonjak Sepanjang 2025 Ditopang Strategi Bisnis

Senin, 02 Februari 2026 | 12:12:30 WIB
Penjualan DGWG Melonjak Sepanjang 2025 Ditopang Strategi Bisnis Tepat

JAKARTA - Kinerja emiten pupuk nasional kembali menunjukkan sinyal penguatan di tengah dinamika sektor pertanian sepanjang 2025. PT Delta Giri Wacana Tbk. (DGWG), yang bergerak di bidang agribisnis, mencatatkan capaian penjualan tertinggi sepanjang sejarah operasional perseroan. 

Pencapaian ini mencerminkan keberhasilan strategi perusahaan dalam memanfaatkan peluang pasar, menjaga efisiensi operasional, serta merespons kebutuhan sektor pertanian yang terus berkembang.

Lonjakan kinerja tersebut tidak hanya ditopang oleh satu lini usaha, tetapi berasal dari kontribusi sejumlah segmen utama yang tumbuh signifikan sepanjang tahun. Dengan permintaan yang relatif stabil dan dukungan berbagai faktor eksternal, DGWG mampu menjaga tren pertumbuhan volume sekaligus memperkuat fondasi bisnis jangka panjang.

Kinerja Penjualan Pupuk dan Pestisida Menguat

Presiden Direktur PT Delta Giri Wacana Tbk. David Yaory mengungkapkan bahwa sepanjang 2025, volume penjualan pupuk mengalami pertumbuhan signifikan. Berdasarkan capaian kinerja perseroan, penjualan segmen pupuk meningkat 33% menjadi 513.000 ton. Angka tersebut menjadi rekor tertinggi yang pernah dicatatkan DGWG sejak berdiri.

Di sisi lain, segmen pestisida juga mencatatkan performa positif. Volume penjualan pestisida sepanjang 2025 mencapai 18.000 ton atau tumbuh sebesar 27%. Kinerja ini mencerminkan tingginya kebutuhan petani terhadap produk pendukung peningkatan produktivitas, seiring dengan upaya menjaga kualitas hasil panen dan efisiensi budidaya.

“Tidak hanya pada dua segmen usaha utama, pertumbuhan volume penjualan juga diikuti pada segmen usaha alat-alat pertanian, di mana volume penjualan sprayer meningkat sebesar 26% dan plastik mulsa tumbuh sebesar 9%,” paparnya.

Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa permintaan pasar terhadap produk-produk agribisnis DGWG relatif merata dan tidak bergantung pada satu jenis komoditas saja.

Optimalisasi Big Data dan Dukungan Program Pemerintah

Lebih lanjut, David menyampaikan bahwa peningkatan kinerja penjualan DGWG sepanjang 2025 merupakan hasil dari kombinasi faktor internal dan eksternal yang dikelola secara optimal oleh manajemen. Salah satu faktor kunci yang berperan penting adalah pemanfaatan big data dalam aktivitas pemasaran dan distribusi.

Melalui optimalisasi data, perseroan mampu mengidentifikasi kebutuhan produk secara lebih akurat, baik dari sisi jenis, waktu, maupun lokasi distribusi. Strategi ini memungkinkan perusahaan menyalurkan produk secara lebih tepat sasaran, sekaligus meminimalkan potensi inefisiensi dalam rantai pasok.

“Pertumbuhan kinerja penjualan merupakan hasil dari kombinasi sejumlah faktor, mulai dari kondisi iklim yang relatif mendukung, optimalisasi pemanfaatan big data dalam aktivitas pemasaran sehingga dapat mengidentifikasi kebutuhan produk secara tepat waktu dan distribusi yang lebih tepat sasaran, hingga pengerahan sumber daya perseroan secara efektif,” ujar David.

Selain faktor internal, berbagai inisiatif dan program pemerintah di sektor pertanian juga turut menciptakan ruang pertumbuhan bagi DGWG. Program peningkatan produktivitas, ketahanan pangan, serta dukungan terhadap petani dinilai menjadi katalis positif bagi permintaan produk pupuk dan pestisida.

Strategi Menjaga Marjin dan Efisiensi Operasional

Tidak hanya fokus pada peningkatan volume penjualan, DGWG juga secara konsisten menerapkan langkah-langkah strategis untuk menjaga dan meningkatkan kualitas kinerja dari sisi marjin. Perseroan mengoptimalkan bauran produk agar lebih seimbang antara produk bernilai tambah dan produk dengan volume tinggi.

Selain itu, efisiensi pada rantai pasok dan distribusi menjadi perhatian utama manajemen. Penguatan sistem logistik dan pengendalian biaya distribusi dilakukan untuk memastikan produk dapat menjangkau pasar secara optimal tanpa membebani struktur biaya.

DGWG juga menjaga disiplin biaya operasional sebagai bagian dari strategi keberlanjutan kinerja. Melalui pengelolaan biaya yang terukur, perusahaan berharap dapat mempertahankan marjin yang sehat meskipun volume penjualan terus meningkat.

Melalui berbagai upaya tersebut, manajemen menargetkan pertumbuhan marjin yang optimal dan berkelanjutan seiring dengan ekspansi volume penjualan di seluruh segmen usaha.

Fondasi Pertumbuhan Berkelanjutan di Sektor Agribisnis

Seiring dengan capaian kinerja sepanjang 2025, David menilai bahwa pencapaian ini menjadi fondasi yang kuat bagi perseroan untuk melampaui target bisnis yang telah ditetapkan. Dengan permintaan pasar yang masih terjaga, kesiapan operasional, serta implementasi strategi yang terukur, DGWG optimistis dapat mencatatkan kinerja yang lebih baik dari rencana awal.

Optimisme tersebut tidak hanya mencakup peningkatan volume penjualan, tetapi juga perbaikan profitabilitas secara keseluruhan. DGWG memandang pencapaian ini sebagai hasil dari konsistensi strategi bisnis serta sinergi yang terjalin dengan ekosistem pertanian nasional.

Ke depan, perseroan akan tetap berfokus pada pertumbuhan yang berimbang antara volume dan profitabilitas. Penguatan layanan kepada pelanggan, efektivitas distribusi, serta dukungan terhadap peningkatan produktivitas sektor pertanian akan terus menjadi prioritas utama.

Dengan pendekatan tersebut, DGWG berharap dapat terus berkontribusi terhadap penguatan sektor agribisnis nasional sekaligus menjaga kinerja perusahaan yang berkelanjutan di tengah tantangan industri.

Terkini