Golden Jadi Lagu K-pop Pertama Menang Grammy Awards

Senin, 02 Februari 2026 | 09:05:19 WIB
Golden Jadi Lagu K-pop Pertama Menang Grammy Awards

JAKARTA - Dalam sejarah industri musik, keberhasilan lagu K-pop menembus panggung Grammy selalu dinantikan. Tahun 2026 menjadi momen monumental ketika lagu “Golden” dari film animasi KPop Demon Hunters berhasil menorehkan prestasi pertama bagi genre ini. 

Kemenangan ini tidak sekadar tentang trofi, melainkan simbol pengakuan global terhadap musik Korea yang kini mampu bersaing di level internasional.

“Golden” bukan hanya lagu; ia adalah representasi dari bagaimana kolaborasi lintas budaya, karakter animasi, dan talenta global dapat menciptakan karya yang resonan bagi audiens dunia. 

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa K-pop kini bukan sekadar fenomena hiburan, melainkan bagian dari percaturan budaya dan industri musik kelas dunia.

Lagu Dengan Jejak Sejarah

Lagu “Golden” dibawakan oleh EJAE, Audrey Nuna, dan Rei Ami, tiga vokalis yang tergabung dalam proyek Huntr/x sebagai karakter di film. Ditulis oleh EJAE bersama Mark Sonnenblick, DO, dan Teddy, lagu ini memenangkan Grammy Awards 2026 untuk kategori Best Song Written for Visual Media. Kemenangan ini menjadikan “Golden” sebagai lagu K-pop pertama yang meraih penghargaan bergengsi ini.

Di kategori tersebut, “Golden” mengungguli sejumlah nama besar lain, seperti As Alive As You Need Me To Be oleh Nine Inch Nails, I Lied to You karya Miles Caton, Never Too Late dari Elton John & Brandi Carlile, Pale, Pale Moon oleh Jayme Lawson, dan Sinners yang dibawakan Leonard Denisenko, Rodarius Green, serta Travis. 

Meskipun gagal menang di dua kategori lain—Best Pop Duo/Group Performance dan Best Remixed Recording—“Golden” masih berpeluang besar meraih Song of the Year, penghargaan yang diumumkan dalam acara utama Grammy malam itu.

Keberhasilan ini juga menandai sejarah lain: EJAE menjadi perempuan Korea-Amerika pertama yang dinominasikan dalam kategori Song of the Year, memperkuat posisi K-pop di kancah global.

Popularitas Film Yang Mengangkat Musik

Kesuksesan lagu “Golden” tak lepas dari fenomena KPop Demon Hunters. Sejak dirilis di Netflix pada Juni 2025, film animasi ini meraih popularitas luar biasa. 

Berdasarkan data Nielsen akhir tahun, film produksi Sony Pictures Animation ini menjadi film paling banyak ditonton sepanjang 2025 di Amerika Serikat, dengan total 20,5 miliar menit waktu tonton.

Meskipun debutnya hanya di pertengahan tahun, KPop Demon Hunters langsung menempati puncak daftar tahunan. Netflix bahkan menghadirkan beberapa penayangan terbatas di bioskop, menunjukkan bahwa antusiasme penonton tidak terbatas pada platform streaming. 

Popularitas film ini tentu mendongkrak popularitas lagu-lagu original, termasuk “Golden,” yang konsisten bertahan di Billboard Hot 100.

Kekuatan Kolaborasi dan Produksi Musik

Keberhasilan “Golden” bukan semata tentang vokal artis K-pop atau visual animasi semata. Lagu ini merupakan hasil kolaborasi kreatif lintas genre dan budaya. 

Menurut laporan, EJAE, Audrey Nuna, dan Rei Ami menghadirkan karakter animasi Huntr/x sebagai medium ekspresi musik yang inovatif. Hal ini memungkinkan pendengar merasakan pengalaman yang berbeda dibanding mendengar lagu pop konvensional.

Proses penulisan dan produksi “Golden” juga menekankan kualitas dan detail. Mark Sonnenblick, DO, dan Teddy, sebagai penulis bersama EJAE, berhasil menyatukan emosi cerita film dengan dinamika musik yang kuat. 

Komposisi ini menghadirkan lagu yang tidak hanya mudah dinikmati, tetapi juga memiliki kedalaman naratif yang jarang ditemui dalam soundtrack animasi K-pop sebelumnya.

Dampak Global Dan Peluang Kedepan

Kemenangan “Golden” menjadi indikator penting bagi industri K-pop dan hiburan Korea secara umum. Lagu ini menandai pergeseran paradigma: musik K-pop kini diterima sebagai karya seni global yang memiliki nilai artistik dan teknis setara dengan musisi Barat ternama.

Selain Grammy, “Golden” juga masuk nominasi Academy Awards (Oscar) 2026 untuk kategori Best Original Song dan disebut-sebut sebagai salah satu kandidat terkuat. 

Keberhasilan ini membuka peluang bagi proyek musik K-pop lain untuk menembus panggung dunia, sekaligus menunjukkan bahwa genre ini mampu beradaptasi dan berinovasi di berbagai medium, termasuk film animasi internasional.

Kesuksesan KPop Demon Hunters dan lagu “Golden” membuktikan bahwa industri hiburan Korea tidak hanya bergantung pada artis yang tampil di panggung, tetapi juga dapat memanfaatkan inovasi naratif dan kolaborasi lintas disiplin untuk mencapai pengakuan global. 

Ke depannya, pencapaian ini bisa menjadi inspirasi bagi musisi K-pop lain, sekaligus memperkuat posisi Korea sebagai pusat kreativitas dalam industri musik dan hiburan dunia.

Terkini