Polri Tegaskan Loyalitas dan Komitmen di Bawah Presiden Indonesia

Jumat, 30 Januari 2026 | 15:53:56 WIB
Polri Tegaskan Loyalitas dan Komitmen di Bawah Presiden Indonesia

JAKARTA - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmennya untuk terus berada di bawah naungan Presiden Republik Indonesia, dengan tetap menjalankan tugas utama sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. 

Apresiasi atas dukungan luas yang diterima Polri dari berbagai elemen masyarakat menjadi dorongan bagi institusi ini untuk terus berbenah dan meningkatkan pelayanan publik. Hal ini disampaikan langsung oleh Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. 

Sandi Nugroho, pada Kamis, 29 Januari 2026.

Dukungan Masyarakat Menjadi Energi Positif bagi Polri

Irjen Pol. Sandi Nugroho menyatakan bahwa dukungan yang diberikan masyarakat kepada Polri menjadi tambahan energi yang sangat berarti dalam melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). 

Polri menyadari betul bahwa posisi mereka di bawah Presiden Republik Indonesia bukan hanya sekadar jabatan struktural, tetapi juga amanah yang harus dijaga dan diteruskan dengan sebaik-baiknya.

Menurut Sandi, dukungan yang datang dari berbagai kalangan ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat menghargai peran Polri dalam menjaga stabilitas negara dan memberikan pelayanan kepada rakyat. 

"Dukungan ini akan kami jadikan dasar untuk terus berkomitmen melakukan perbaikan, meningkatkan layanan, dan mengoptimalkan kinerja dalam rangka melindungi, mengayomi, serta melayani masyarakat," ujar Sandi dalam keterangan persnya.

Pentingnya dukungan masyarakat ini juga menunjukkan bahwa Polri tidak dapat bekerja sendirian. 

Sinergi antara institusi kepolisian dan masyarakat merupakan kunci untuk mencapai hasil yang optimal dalam menjaga ketertiban dan keamanan, serta membangun kepercayaan publik terhadap Polri.

Transformasi Polri Menuju Institusi yang Lebih Profesional

Sandi juga menyoroti bahwa Polri saat ini sedang berada dalam fase transformasi besar-besaran di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 

Polri tidak hanya berfokus pada pengamanan, tetapi juga membuka ruang untuk kritik dan masukan konstruktif dari masyarakat. Langkah ini diambil guna memastikan tata kelola kepolisian semakin transparan dan akuntabel.

Dalam upaya transformasi ini, Polri berkomitmen untuk melaksanakan reformasi di berbagai aspek internal, mulai dari peningkatan profesionalisme anggotanya hingga pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. 

Polri juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme dalam setiap langkah yang diambil, agar dapat memenuhi harapan publik.

"Dalam posisi ini, Polri terus berkomitmen untuk melakukan perbaikan tata kelola agar menjadi institusi yang lebih diharapkan oleh masyarakat," lanjut Sandi. 

Reformasi ini tentunya tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja Polri, tetapi juga untuk memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat agar tercipta kerjasama yang harmonis.

Loyalitas Polri Sebagai Pilar Utama Pembangunan Nasional

Loyalitas Polri di bawah Presiden Republik Indonesia, menurut Sandi, merupakan aspek yang sangat penting dalam mendukung agenda pembangunan bangsa.

 Sebagai bagian integral dari negara, Polri berkomitmen untuk mendukung program-program unggulan pemerintah, sekaligus menjaga stabilitas nasional yang sangat diperlukan untuk kelancaran pelaksanaan program pembangunan.

Sandi menegaskan bahwa komitmen Polri untuk mendukung agenda pemerintah adalah hal yang tidak bisa ditawar. 

"Polri tentunya akan terus loyal dan bekerja sama secara maksimal di bawah Presiden Republik Indonesia untuk mendukung program-program unggulan dalam rangka pembangunan bangsa dan negara," ujar Sandi. 

Loyalitas ini mencakup berbagai aspek, termasuk menjamin keamanan di setiap tahapan pembangunan nasional, baik itu infrastruktur, perekonomian, maupun sosial.

Kerjasama yang baik antara Polri dan pemerintah juga diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang kondusif untuk kemajuan Indonesia. Dalam hal ini, Polri tidak hanya berperan sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai penjaga stabilitas yang sangat dibutuhkan dalam menjalankan berbagai agenda pembangunan.

Pentingnya Sinergi Polri dan Masyarakat dalam Menjaga Kedamaian

Polri menyadari bahwa keberhasilan dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sangat bergantung pada kerjasama yang baik dengan masyarakat.

 Sandi menekankan bahwa sinergi antara Polri dan masyarakat adalah kunci utama untuk menjaga kedaulatan dan kedamaian di Indonesia. Oleh karena itu, Polri akan terus membuka diri terhadap kritik dan masukan, serta berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Sinergi ini juga mencakup peningkatan kesadaran masyarakat dalam ikut menjaga ketertiban umum. Polri mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis. 

Sandi menambahkan bahwa dukungan masyarakat terhadap Polri akan sangat menentukan dalam menciptakan Indonesia yang lebih aman dan damai.

Dalam upaya ini, Polri juga menyarankan agar masyarakat lebih proaktif dalam menjaga lingkungan sekitar, sehingga tercipta kerjasama yang saling menguntungkan antara aparat kepolisian dan masyarakat. 

Polri berharap, dengan adanya dukungan dan kerjasama ini, Indonesia dapat terus tumbuh dan berkembang dengan stabil, serta menjadi negara yang aman, adil, dan sejahtera bagi seluruh warganya.

Terkini