5 Manfaat Cuci Muka Dengan Air Beras untuk Kulit Sehat

Kamis, 29 Januari 2026 | 11:07:16 WIB
5 Manfaat Cuci Muka Dengan Air Beras untuk Kulit Sehat

JAKARTA - Perawatan kulit tidak selalu harus mahal atau bergantung pada produk modern.

 Di tengah tren kembali ke bahan alami, air beras kembali mencuri perhatian sebagai salah satu metode perawatan wajah tradisional yang dipercaya mampu menjaga kesehatan dan kecerahan kulit. 

Praktik ini telah lama digunakan secara turun-temurun di berbagai wilayah Asia dan kini kembali populer seiring meningkatnya minat terhadap skincare berbasis alami.

Air cucian beras diketahui mengandung sejumlah senyawa yang bermanfaat bagi kulit. Dokter spesialis kulit dan kelamin, I Gusti Nyoman Darmaputra, menjelaskan bahwa kandungan tersebut meliputi inositol, vitamin B, vitamin E, serta berbagai antioksidan yang berperan penting dalam menjaga kondisi kulit.

“Kandungan-kandungan ini baik untuk regenerasi sel, menjaga skin barrier, mempertahankan kelembapan, hingga membantu mencegah penuaan dini,” kata Darma.

Kandungan Air Beras dan Perannya untuk Kulit

Air cucian beras bukan sekadar air sisa mencuci bahan makanan. Di dalamnya terdapat nutrisi yang dapat mendukung kesehatan kulit, terutama jika digunakan secara rutin dan tepat. Salah satu kandungan pentingnya adalah antioksidan, yang berfungsi melawan radikal bebas penyebab penuaan dini.

Menurut Darma, efek mencerahkan yang sering dikaitkan dengan air beras berasal dari kandungan niasin serta senyawa antioksidan lain yang membantu proses pergantian sel kulit. Dengan regenerasi sel yang optimal, kulit dapat tampak lebih cerah dan segar.

Meski demikian, Darma mengingatkan bahwa kandungan antioksidan dalam air cucian beras tidak selalu konsisten.

“Konsentrasi spesifiknya dalam air cucian beras tidak selalu terukur tinggi,” ujarnya.
Artinya, hasil yang dirasakan setiap orang bisa berbeda, tergantung kondisi kulit dan cara penggunaannya.

Ragam Manfaat Cuci Muka dengan Air Beras

Penggunaan air cucian beras dalam perawatan wajah telah lama dipercaya memberikan berbagai manfaat. Sejumlah manfaat berikut sering dikaitkan dengan kebiasaan ini, melansir berbagai sumber:

1. Membantu mencerahkan kulit

Banyak produk perawatan kulit modern memanfaatkan air beras sebagai salah satu bahan aktif. Hal ini menunjukkan potensi air beras dalam membantu mencerahkan kulit, meski efektivitas pastinya masih memerlukan bukti ilmiah lebih lanjut.

2. Meredakan iritasi

Paparan bahan kimia tertentu, seperti sodium lauryl sulfate (SLS), dapat menyebabkan kulit menjadi kering dan iritasi. Mengutip Healthline, air cucian beras dapat membantu mengembalikan kelembapan kulit yang terganggu akibat paparan SLS.

3. Mengencangkan kulit

Kandungan asam amino, vitamin, dan mineral dalam air beras dipercaya dapat membantu mengencangkan kulit serta mengecilkan pori-pori jika digunakan secara rutin.

4. Pelembap alami

Air cucian beras kerap disebut sebagai toner alami karena mampu membantu menyeimbangkan pH kulit. Selain itu, cairan ini juga melembapkan kulit tanpa meninggalkan rasa berminyak.

5. Membantu mencegah tanda penuaan

Kulit yang terawat dengan baik cenderung lebih tahan terhadap munculnya garis halus dan keriput. Kandungan antioksidan dalam air beras dinilai berperan dalam menjaga kulit tetap tampak segar dan sehat.

Aturan Aman Menggunakan Air Cucian Beras

Meski berasal dari bahan alami, penggunaan air cucian beras tetap memerlukan perhatian khusus. Faktor kebersihan menjadi hal utama yang tidak boleh diabaikan untuk mencegah risiko kontaminasi bakteri atau jamur.

Pastikan beras dan wadah pencucinya dalam kondisi bersih. Darma menjelaskan bahwa cucian pertama biasanya masih mengandung banyak kotoran dari proses pengolahan beras.
“Cucian kedua biasanya lebih bersih, tapi masih kaya pati dan sejumlah nutrisi,” jelasnya.

Karena itu, banyak orang disarankan menggunakan air cucian beras kedua atau ketiga. Selain itu, air beras sebaiknya disimpan di dalam wadah tertutup dan diletakkan di dalam kulkas dengan waktu simpan maksimal satu hingga dua hari.

Jika air beras mulai berbau asam atau menunjukkan tanda fermentasi berlebihan, sebaiknya tidak digunakan. Penggunaan air beras yang sudah terkontaminasi justru berisiko menimbulkan masalah kulit.

Cocok Tidaknya Air Beras untuk Semua Jenis Kulit

Perlu dipahami bahwa metode perawatan alami tidak selalu cocok untuk semua orang. Pemilik kulit sensitif perlu lebih berhati-hati saat mencoba cuci muka dengan air beras. Reaksi iritasi tetap bisa terjadi, meski bahan yang digunakan tergolong alami.

Darma menyarankan agar individu dengan riwayat kulit sensitif atau kondisi kulit tertentu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menjadikan air beras sebagai rutinitas perawatan wajah.

Pada akhirnya, cuci muka dengan air beras dapat menjadi alternatif perawatan alami yang menarik. Selama dilakukan dengan cara yang tepat, bersih, dan disesuaikan dengan kondisi kulit, metode ini berpotensi memberikan manfaat tanpa harus bergantung pada produk berbahan kimia.

Terkini