Indonesia Kirim Tim-Tim Terbaik Ikuti VEX Robotics Global

Rabu, 28 Januari 2026 | 14:13:49 WIB
Indonesia Kirim Tim-Tim Terbaik Ikuti VEX Robotics Global

JAKARTA - Indonesia baru saja menyaksikan langkah besar dalam dunia pendidikan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dengan diselenggarakannya Kompetisi Nasional VEX Robotics pertama di Tangerang, Banten. 

Kegiatan yang dilaksanakan pada tahun 2025/2026 ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi teknologi dan robotika, tetapi juga menjadi platform penting bagi pengembangan keterampilan kritis, riset, dan inovasi di kalangan pelajar Indonesia. 

Dengan berbagai tantangan dan proses yang menguji keterampilan teknis serta pemecahan masalah, kompetisi ini menyoroti pentingnya peran pendidikan STEM dalam mempersiapkan generasi masa depan yang lebih siap menghadapi dunia yang semakin didorong oleh teknologi.

Kompetisi ini diorganisir oleh ProVisi Mandiri Pratama bersama Sinarmas World Academy (SWA), yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengasah kemampuan mereka dalam hal analisis data, komunikasi, ketahanan, serta kolaborasi. Pada akhirnya, ajang ini menjadi penggerak transformasi pendidikan STEM yang sangat diperlukan di Indonesia.

Memperkenalkan Pendidikan STEM dengan Kompetisi Robotika

STEM bukan hanya tentang sains, teknologi, teknik, dan matematika, tetapi juga tentang menciptakan budaya yang mendorong inovasi dan pemecahan masalah. Kompetisi VEX Robotics menjadi sarana penting untuk mewujudkan hal ini. 

Di dalam kompetisi ini, para peserta tidak hanya diajarkan cara merakit robot, tetapi juga dibimbing untuk berpikir secara kritis, mengembangkan ide, dan membangun solusi yang aplikatif. 

Dengan menerapkan konsep-konsep ilmiah dan teknis dalam konteks nyata, siswa dilatih untuk menjadi pemikir kreatif dan inovatif yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Menurut Chatarina Trihastuti, Direktur ProVisi Mandiri Pratama, VEX Robotics bukan hanya tentang membangun robot, tetapi lebih tentang mentransformasikan ide menjadi sebuah karya nyata. 

Setiap robot yang dibuat oleh peserta bukan hanya sekadar alat mekanik, melainkan hasil dari proses berpikir dan inovasi yang mendalam. Ia menambahkan bahwa kompetisi ini bertujuan untuk membangun masa depan pendidikan dan peserta didik itu sendiri. 

Dengan dukungan penuh terhadap pendidikan berbasis teknologi, Indonesia diharapkan dapat menumbuhkan lebih banyak lagi inovator masa depan yang siap bersaing di tingkat global.

Tim-Tim Terbaik yang Berkompetisi di Tingkat Internasional

Kompetisi VEX Robotics Nasional 2025/2026 di Indonesia berhasil menyaring 12 tim unggulan dari beberapa sekolah ternama, seperti Jakarta Intercultural School (JIS), Sinarmas World Academy (SWA), dan Surabaya Intercultural School (SIS). 

Masing-masing tim bersaing ketat dalam kategori yang berbeda-beda, mulai dari VEX IQ Robotics Competition untuk tingkat Sekolah Dasar (Elementary School) hingga VEX V5 Robotics Competition untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (Middle School) dan Sekolah Menengah Atas (High School).

Keempat tim pemenang yang berhasil lolos untuk mewakili Indonesia dalam Kompetisi VEX Robotics Global di Amerika Serikat adalah:

SWA RoboKnights ES untuk kategori VEX IQ Robotics Competition Elementary School (VIQRC ES),

SWA RoboKnights MS untuk kategori VEX IQ Robotics Competition Middle School (VIQRC MS),

JIS Petre Dish untuk kategori VEX V5 Robotics Competition Middle School (V5RC MS),

SWA RoboKnights HS untuk kategori VEX V5 Robotics Competition High School (V5RC HS).

Keempat tim ini akan berkompetisi dalam ajang internasional yang akan diadakan di St. Louis, Missouri, Amerika Serikat, pada bulan April 2026. 

Di sana, mereka akan bertanding melawan tim-tim terbaik dari berbagai negara di dunia, menjadikan pengalaman ini sangat berharga bagi pengembangan kemampuan mereka lebih lanjut.

Mendorong Kolaborasi Global melalui Pendidikan STEM

Kompetisi VEX Robotics tidak hanya berfungsi sebagai ajang kompetisi teknologi, tetapi juga sebagai tempat untuk mengembangkan nilai-nilai kolaborasi, komunikasi, dan kerja tim yang sangat penting dalam dunia pendidikan global saat ini. 

Dalam ajang ini, para siswa dihadapkan pada tantangan yang mengharuskan mereka bekerja bersama dalam tim untuk menyelesaikan masalah yang diberikan.

 Selain itu, kompetisi ini juga membuka peluang bagi siswa untuk belajar dari peserta lain, baik dalam hal teknik pembuatan robot maupun dalam hal cara berpikir yang berbeda.

Kepala Sekolah Sinarmas World Academy, Stanislav Sousek, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian tim SWA yang berhasil lolos ke VEX Robotics Global. 

“Kami sangat bangga dengan pencapaian luar biasa para siswa kami. Semua tim kami berhasil lolos ke Kompetisi VEX Robotics Global di Amerika Serikat pada April 2026. Hal ini mencerminkan kekuatan program robotika SWA,” ujarnya. 

Ia juga berharap pencapaian ini akan menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berkarya dan meningkatkan kompetensi di bidang STEM.

SWA menjadi salah satu sekolah yang memiliki program robotika yang sangat kuat dan terus berkembang. Hal ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi siswa untuk bersaing di ajang internasional, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam dunia pendidikan STEM global.

Pendidikan STEM sebagai Kunci Membangun Masa Depan Indonesia

Kompetisi ini lebih dari sekadar pertarungan antar tim. Lebih dari itu, ajang ini merupakan bagian dari upaya besar untuk meningkatkan pendidikan STEM di Indonesia, yang diharapkan dapat mendorong inovasi dan pengembangan teknologi dalam negeri. Transformasi pendidikan STEM di Indonesia menjadi semakin penting, terlebih di tengah globalisasi dan revolusi industri yang kian pesat.

Dengan melibatkan siswa-siswa terbaik dari berbagai sekolah di Indonesia, kompetisi ini memberikan kontribusi besar dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih inovatif dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Pendidikan STEM yang baik tidak hanya melahirkan ahli-ahli teknologi, tetapi juga membentuk karakter peserta didik yang memiliki kemampuan untuk berpikir kritis, memecahkan masalah, serta berkolaborasi dengan baik.

Transformasi pendidikan STEM di Indonesia bukan hanya soal meningkatkan daya saing global, tetapi juga soal membangun masa depan Indonesia yang lebih cerah, dengan lebih banyak inovator muda yang siap menghadapi tantangan teknologi di masa depan.

Terkini