Update Daftar Harga BBM Pertamina Dipastikan Stabil pada Awal Januari 2026

Selasa, 27 Januari 2026 | 10:11:27 WIB
Update Daftar Harga BBM Pertamina Dipastikan Stabil pada Awal Januari 2026

JAKARTA - Pergerakan harga Bahan Bakar Minyak Pertamina pada awal Januari 2026 memberikan sinyal positif bagi masyarakat. 

Penyesuaian yang dilakukan mencerminkan kondisi pasar energi global yang relatif terkendali. Situasi ini turut berdampak pada turunnya harga sejumlah jenis BBM non-subsidi di berbagai wilayah Indonesia.

Penurunan harga tersebut menjadi perhatian karena langsung menyentuh kebutuhan harian pengguna kendaraan. Konsumen di berbagai daerah merasakan perubahan harga yang cukup signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Kondisi ini juga memberi ruang bagi masyarakat untuk mengatur kembali pengeluaran transportasi.

Kebijakan penyesuaian harga BBM dilakukan secara berkala agar tetap selaras dengan dinamika ekonomi. Langkah ini sekaligus menjaga stabilitas distribusi energi nasional. Dengan demikian, ketersediaan BBM tetap terjaga di seluruh SPBU.

Penyesuaian Harga BBM Non-Subsidi

Beberapa jenis BBM non-subsidi mengalami penurunan harga yang cukup terasa. Di wilayah Jawa Barat, harga Pertamax tercatat turun Rp400 per liter menjadi Rp12.350. Penyesuaian ini menjadi contoh konkret dari kebijakan harga terbaru yang berlaku.

Selain Pertamax, Pertamax Green juga mengalami penurunan harga sebesar Rp350 per liter. Harga sebelumnya Rp13.500 kini berada di level Rp13.150 per liter. Penurunan ini memberikan alternatif BBM ramah lingkungan dengan harga lebih kompetitif.

Pertamax Turbo turut mengalami penyesuaian harga sebesar Rp350 per liter. Dari sebelumnya Rp13.750, kini dipatok Rp13.500 per liter. Kondisi ini membuat varian BBM beroktan tinggi menjadi lebih terjangkau.

Perubahan Harga BBM Jenis Diesel

BBM jenis diesel juga mencatatkan penurunan harga yang cukup besar. Dexlite mengalami penurunan Rp1.200 dari Rp14.700 menjadi Rp13.500 per liter. Penyesuaian ini berdampak langsung pada sektor transportasi dan logistik.

Pertamina Dex atau Pertadex mencatat penurunan harga paling tinggi. Dari harga awal Rp15.000, kini menjadi Rp13.600 per liter. Penurunan ini memberi efisiensi tambahan bagi kendaraan bermesin diesel.

Langkah penurunan harga diesel diharapkan dapat membantu aktivitas ekonomi. Biaya operasional kendaraan niaga menjadi lebih ringan. Dampaknya diharapkan merata hingga ke sektor distribusi barang.

Harga BBM di Wilayah Sumatera dan Sekitarnya

Wilayah Sumatera menunjukkan variasi harga BBM sesuai karakteristik daerah. Di Provinsi Aceh, harga Pertamax berada di angka Rp12.500 per liter. Sementara Pertalite tetap dijual Rp10.000 dan Biosolar Rp6.800 per liter.

Free Trade Zone Sabang memiliki harga khusus dengan Pertamax Rp11.500 per liter. Dexlite di wilayah ini dibanderol Rp12.600 per liter. Kebijakan harga ini menyesuaikan status kawasan perdagangan bebas.

Provinsi lain seperti Sumatera Utara, Riau, dan Kepulauan Riau mencatat harga Pertamax di kisaran Rp12.950 hingga Rp13.050. Pertamax Turbo berada pada rentang Rp12.500 sampai Rp14.000 per liter. Harga Pertalite dan Biosolar tetap seragam.

Harga BBM di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara

Pulau Jawa mencatat harga Pertamax yang relatif seragam di angka Rp12.350 per liter. Harga tersebut berlaku di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. Pertamax Green dipatok Rp13.150 per liter di wilayah ini.

Untuk Bali dan Nusa Tenggara Barat, harga Pertamax juga berada di level Rp12.350 per liter. Pertamax Turbo dijual Rp13.400 per liter, sedangkan Dexlite Rp13.500 per liter. Pertalite dan Biosolar tetap stabil sesuai ketentuan.

Nusa Tenggara Timur memiliki harga sedikit lebih tinggi untuk beberapa jenis BBM. Pertamax tercatat Rp12.650 per liter dengan Pertamax Turbo Rp13.700. Perbedaan ini disesuaikan dengan faktor distribusi wilayah.

Harga BBM di Kalimantan, Sulawesi, dan Papua

Wilayah Kalimantan menunjukkan variasi harga antarprovinsi. Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah menetapkan harga Pertamax Rp12.650 per liter. Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara mencatat harga Pertamax Rp12.950 per liter.

Sulawesi secara umum memiliki harga Pertamax Rp12.650 per liter. Pertamax Turbo berada di angka Rp13.700 per liter di sebagian besar provinsi. Harga ini berlaku di Sulawesi Utara hingga Sulawesi Barat.

Wilayah Papua dan sekitarnya menetapkan harga Pertamax Rp12.650 per liter. Dexlite dijual Rp13.800 per liter, sementara Pertalite Rp10.000 dan Biosolar Rp6.800. Penetapan harga ini menjaga pemerataan akses energi nasional.

Terkini